Rabu, 07 Oktober 2009

jaringan komputer 1

Jaringan komputer (yang selanjutnya akan dibahas dengan menggunakan istilah
‘jaringan’) adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara
yang satu dengan lainnya, dan menggunakan suatu protokol komunikasi melalui
media komunikasi sehingga dapat saling berbagi dan bertukar informasi.
Pada saat ini, jaringan komputer yang paling populer adalah jaringan lokal, atau
yang lebih dikenal dengan Local Area Network (LAN). LAN adalah sekelompok
komputer yang saling berhubungan dalam area tertentu. Dengan LAN, komputerkomputer
yang terhubung dapat saling bertukar atau berbagi pakai dalam data,
perangkat pendukung (mis: printer), dan sebagainya.
Sesuai dengan perkembangan dan populernya Internet dan Intranet, jaringan
komputer dapat ditingkatkan kemampuannya untuk melakukan keperluan yang lebih
luas lagi, seperti Internet.
Tujuan Pembangunan Jaringan Komputer
Tujuan dari dibangunnya suatu jaringan komputer adalah mengantarkan informasi
secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima.
Manfaat Jaringan Komputer
Secara umum, jaringan komputer tentunya memiliki beberapa manfaat dibandingkan
dengan komputer yang berdiri sendiri. Manfat-manfaat tersebut antara lain adalah
sebagai berikut:
Berbagi sumber daya (sharing resources)
Berbagi sumber daya bertujuan agar seluruh program, peralatan, atau peripheral
lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa
terpengaruh lokasi maupun pengaruh dari pemakai.
Media komunikasi
Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik
untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting
lainya. Dengan demikian, orang-orang yang jaraknya berjauhan akan lebih
mudah untuk bekerja sama. Contohnya adalah pengerjaan sebuah dokumen
bersama dari dua tempat yang berbeda. Hal seperti ini yang dapat membuat
kinerja tim menjadi efektif.
Integrasi data
Pembangunan jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada
komputer pusat. Setiap proses data tidak harus dilaukkan pada satu komputer
saha, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya.
Pengembangan dan pemeliharaan
Dengan adanya jaringan komputer, maka pengembangan peralatan dapat
dilakukan dengan mudah, karena adanya kemampuan berbagi peralatan melalui
jaringan. Jaringan komputer juga dapat memudahkan pemakai dalam merawat
hard disk dan peralatan lainnya. Contohnya untukmemberikan perlindungan
terhadap serangan virus. Kemudahan tersebut disebabkan karena pengguna
hanya perlu memusatkan perhatian pada hard disk yang ada pada server atau
komputer pusat.
Keamanan data
Sistem jaringan komputer memberikan perlindungan terhadap data. Jaminan
keamanan tersebut diberikan melalui pengaturan hak akses para pemakai dan
password, serta perlindungan terhadap hard disk sehingga data mendapatkan
perlindungan yang efektif.
Sumber daya lebih efisien dan informasi terkini.
Dengan pembagian sumber daya pada jaringan komputer, maka pemekai dapat
memperoleh hasil maksimal dan kualitas yang tinggi. Kemudahan pengaksesan
juga berakibat pada tingginya kecepatan pembaharuan informasi yang ada.
Prinsip Komunikasi Data
Jaringan komputer digunakan untuk melakukan tukar menukar atau komunikasi
data. Komponen-komponen dalam komunikasi data adalah sebagai berikut:
Komputer host
Komputer host adalah komputer yang berfungsi sebagai penyebar informasi atau
data. Host dapat berupa komputer mainframe atau komputer mini. Host yang
berupa mainframe bekerja dengan menggunakan peralatan yang disebut dengan
Front and Processor (FEP), yang merupakan komputer mini untuk mengelola
komunikasi data dari jaringan.
Komputer receiver
Komputer ini berfungsi sebagai penerima informasi
Data
Data adalah objek dari proses komunikasi yang terjadi pada jaringan.
Protokol komunikasi
Protokol komunikasi adalah peraturan-peraturan yang diterapkan dalam jaringan
dengan tujuan untuk mengatur komunikasi data. Banyaknya protokol komunikasi
menyebabkan dibutuhkannya suatu alat (tools) yang disebut dengan Gateway,
untuk menterjemahkan protokol sehingga menjadi compatible agar komunikasi
data dijaringan dapat berjalan dengan baik.
Komponen transmisi
Setelah memastikan komputer host dan receiver berjalan dengan baik, serta
memilih protokol komunikasi, dilakukan implementtasi terhadap komponen
transmisi, seperti kabel penghubung, modem, dan sebagainya.
Kategori Jaringan
Jaringan dapat dikategorikan menjadi beberapa. Yang paling umum, jaringan dibagi
menjadi beberapa jenis sebagai berikut:
Jaringan lokal (LAN)
Jaringan lokal lebih dikenal dengan Local Area Network (LAN). Jaringan ini
digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer (workstation) dalam suatu
perusahaan yang menggunakan peralatan bersama dan saling bertukar
informasi. Jaringan ini dibagi menjadi dua, yakni Broadband LAN dan Baseband
LAN. Untuk Broadband LAN, satu kabel dapat digunakan untuk lebih dari satu
saluran. Sedangkan untuk Baseband LAN, satu kabel digunakan hanya untuk satu
buah saluran untuk menunjang transmisi digital yang lebih cepat.
Metropolitan Area Network (MAN)
MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang lebih besar dan biasanya
memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN merupakan pilihan untuk
membangun jaringan komputer antarkantor dalam suatu kota. Jaringan ini
memiliki jarak dengan radius 10 – 50 km.
Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas,
karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. Pada sebagian besar
WAN, komponen yang digunakan dalam komunikasi biasanya terdiri dari dua
komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Penjelasan lebih lanjut
akan dibahas pada bagian selanjutnya di modul ini.
Personel Area Network (PAN)
Berdasarkan hubungan fungsionalnya, jaringan dibagi menjadi dua jenis sebagai
berikut:
Client-Server
Peer to peer (workgroup)
Berdasarkan topologi fisik, jaringan dibagi menjadi 5 buah jenis sebagai berikut:
Jaringan bus
Jaringan star
Jaringan ring
Jaringan tree
Penjelasan mengenai topologi jaringan akan dibahas pada bagian selanjutnya.
Jaringan LAN
LAN adalah jaringan komputer yang berhubungan dalam satu lokasi (misalkan dalam
suatu gedung). LAN muncul tahun 1984 ketika IBM mengeluarkan PC Network
Program, sedangkan Microsoft mengeluarkan MS-NET. Sejak 1985, muncul LAN
hardware yang sejalan dengan pengembangan File Server. Tahun 1987 dianggap
oleh beberapa kalangan industri sebagai awal masuknya LAN dala bidang industri.
Hingga saat ini telah dikembangkan sistem operasi yang mendukung LAN, seperti
Microsoft Windows NT, Microsoft Windows NT, Microsoft Windows 2000, Microsoft
Windows Server 2003, dsb.
Kegunaan LAN
LAN memiliki keuntungan bagi pengguna. Keuntungan tersebut antara lain adalah
sebagai berikut:
Shared data
Shared software
Penggunaan hardware yang lebih efektif
Email
Komunikasi data dengan kecepatan tinggi
Metered Software Applications
Sharing Printer
LAN dan Komunikasi Data
Lan berbeda dengan komunikasi data. Pada mainframe, semua proses file atau data
dilakukan pada komputer host. Sedangkan dengan LAN pemrosesan dapat dilakukan
pada workstation dan file server yang ada dalam jaringan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar